Langsung ke konten

Pertama Kali Dijalankan ​

Halaman ini memandu lima menit pertamamu dengan Rezure: jalankan layanan, buat proyek bisa diakses, dan sambungkan ke database.

1. Jalankan layanan ​

Buka halaman Services. Nginx dan PHP sudah terpasang: tekan Start di masing-masing, atau Start all di toolbar, dan statusnya berubah menjadi Running.

Kalau sebuah layanan menolak berjalan, Rezure memberi tahu port mana yang terpakai dan program mana yang memakainya, bukan gagal diam-diam. Port 80 hampir selalu dipakai stack server lokal lain atau IIS. Untuk kebanyakan program, Rezure menawarkan tombol Stop it and start Nginx yang membebaskan port untukmu; lihat Konflik Port untuk detailnya.

MariaDB tidak dibundel: saat pertama kali kamu menjalankannya, Rezure akan mengunduhnya. Menunggunya hanya sekali, sekitar satu atau dua menit, dan hanya kalau kamu butuh database.

2. Tambahkan proyek ​

Ada tiga cara agar sebuah proyek muncul di daftar:

Taruh di www. Buat C:\rezure\www\myapp dan proyek itu muncul di halaman Projects sebagai myapp.test. Tidak ada yang perlu dikonfigurasi.

Tautkan folder yang sudah ada. Pakai Add folder di halaman Projects dan pilih foldernya di mana pun ia berada. Rezure menampilkan nama, framework yang terdeteksi, folder yang akan dilayani, dan domainnya, semuanya bisa diedit, sebelum menyimpan apa pun. Tidak ada yang disalin atau dipindah; hanya path-nya yang dicatat.

Mulai yang baru. New project membuatkan proyek Laravel, WordPress, PHP kosong, atau HTML statis di www untukmu. Lihat Proyek Baru.

Apa pun caranya, Rezure menentukan document root untukmu dari framework proyek tersebut. Untuk Laravel, CodeIgniter 4, dan Symfony itu adalah public/, bukan folder proyeknya, dan proyek Vite atau Next.js dilayani oleh dev server-nya. Nama folder sebaiknya hanya berisi huruf, angka, dan tanda hubung: underscore atau spasi menghasilkan domain yang tidak valid, dan proyeknya tercantum sebagai Not served.

3. Buat domainnya bisa di-resolve ​

Rezure menulis virtual host Nginx untuk setiap proyek secara otomatis, tetapi domain .test juga butuh satu baris di file hosts Windows sebelum browser bisa menemukannya.

Di halaman Projects, domain yang tampil dengan warna redup belum ada di file hosts. Klik Sync hosts file di bagian atas halaman. Windows akan meminta persetujuan administrator; klik Yes, kalau tidak domainnya tidak akan bisa di-resolve. Setelah selesai, domain berganti ke warna aksen, dan tombolnya menjadi abu-abu dengan tulisan "Every domain already resolves".

Kamu hanya perlu melakukan ini saat menambahkan proyek. Kalau tidak mau mengkliknya setiap kali, aktifkan Auto-write hosts entries di Pengaturan: Rezure lalu melakukan sinkronisasi sekali setiap kali dijalankan.

4. Buka ​

Klik Open di baris proyek dan http://myapp.test terbuka di browser default-mu.

Kalau domainnya tidak termuat, penyebab umumnya: Nginx atau PHP tidak berjalan, sinkronisasi hosts ditolak, atau browser menyimpan cache kegagalan sebelumnya: coba jendela private. 502 Bad Gateway berarti Nginx sudah jalan tetapi layanan PHP yang dipakai proyek belum.

5. Sambungkan ke database ​

Jalankan MariaDB, lalu buka halaman Databases. Server bawaan berjalan dengan kredensial lokal default:

Host: 127.0.0.1
Port: 3306
User: root
Password: (kosong)

Di .env Laravel, itu menjadi:

dotenv
DB_CONNECTION=mysql
DB_HOST=127.0.0.1
DB_PORT=3306
DB_DATABASE=myapp
DB_USERNAME=root
DB_PASSWORD=

New database membuat schema, dan setiap database menampilkan jumlah tabel, ukuran, dan proyek yang tampaknya memakainya. Open membuka database di SQL client mana pun yang kamu pasang (TablePlus, DBeaver, HeidiSQL, MySQL Workbench, atau Navicat), dengan MariaDB console bawaan yang selalu tersedia sebagai cadangan. Export menulis dump .sql ke C:\rezure\dumps, dan Import .sql memuatnya kembali.

Password kosong dan login root tidak masalah di mesin yang hanya bisa kamu akses. Jangan pakai setup ini di tempat selain laptopmu sendiri.

Pakai PostgreSQL atau SQL Server? Lihat PostgreSQL, SQL Server, dan Contekan .env Laravel. Butuh database di server staging atau VPS? Lihat Database Remote.

6. Ganti versi PHP (opsional) ​

Halaman Switch menampilkan versi aktif setiap runtime. Klik Install version, pilih PHP, dan Rezure menampilkan apa yang sedang dipublikasikan php.net: rilis terbaru dari setiap branch, dengan SHA-256 asli per build, sehingga daftarnya tidak pernah basi.

Ada dua cara menambahkannya:

  1. Pasang dari aplikasi: pilih versi, lalu Rezure mengunduh dan memverifikasinya.
  2. Taruh sendiri: pakai Add from folder… di dialog yang sama, atau taruh build PHP yang kamu unduh sendiri ke C:\rezure\custom\php. Rezure akan menemukannya di pemindaian berikutnya.

Lalu pilih versinya di dropdown baris PHP. Mengganti default global hanya me-restart layanan PHP utama. Proyek yang diatur ke Default mengikuti versi itu. Untuk menjaga proyek tertentu tetap di versi lain sementara kamu mengganti default untuk yang lain, kunci proyek itu di halaman Projects. Lihat Versi PHP dan PHP per Proyek.

7. Tangkap email keluar (opsional) ​

Klik Install di baris Mailpit pada halaman Services, lalu Start. Arahkan .env proyekmu ke sana:

dotenv
MAIL_MAILER=smtp
MAIL_HOST=127.0.0.1
MAIL_PORT=1025

Setiap email yang dikirim proyek sekarang masuk ke inbox di http://127.0.0.1:8025; tombol Open di baris Mailpit membawamu ke sana. Lihat Mailpit.

Ke mana selanjutnya ​

Itulah alur intinya. Dari sini, jalankan Cek Kebutuhan pada sebuah proyek, buka terminal proyek, atau bagikan proyek secara publik saat kamu butuh link sementara untuk orang di luar jaringanmu. Baca FAQ, atau buka issue di GitHub kalau ada yang tidak berjalan seperti yang dijelaskan di halaman ini.